Seamolec/Seameo (South East Asian Minister Education) gandeng SD Juara dalam mengatasi masalah lingkungan

Oleh Arif Taat Ujiyanto

Cimahi (21 Apr 2009), Dalam rangka turut serta mengembangkan keterampilan para guru untuk mengintegrasikan isu-isu pelestarian lingkungan hidup ke dalam pembelajaran di sekolah, SEAMEO SEAMOLEC menawarkan upaya bimbingan berdasarkan pada keahlian yang dimiliki, yaitu dalam bidang pendidikan. Upaya tersebut sejalan dengan rencana pemerintah yang memprioritaskan bidang kesehatan, pendidikan, dan keterampilan bagi peningkatan Human Development Indeks di Indonesia.

Berbagai isu yang berhubungan dengan pengembangan yang berwawasan pelestarian lingkungan sudah menjadi kepedulian dunia, yang juga diharapkan menjadi kepedulian dunia pendikan sehingga muncul konsep Green School dan Education for Sustainable Development. Dunia pendidikan diharapkan mengembangkan kurikulum, materi dan strategi pembelajaran yang memperhatikan berbagai isu yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan. Untuk maksud itu, sekolah dan guru diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai isu pelestarian lingkunga ke dalam pembelajaran, mulai dari kurikulum, silabus, rencana program pembelajaran, materi dan media sampai dengan proses pembelajaran, yang diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa dan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. SEAMEO SEAMOLEC bekerjasana dengan UN-HABITAT dalam rangka mengembangkan resource book Manajemen Air dan Sanitasi bagi guru-guru ASEAN yang dilanjutkan dengan training of trainer yang bertujuan untuk menyebarluaskan konsep Manajemen Air dan Sanitasi bagi guru-guru di sekolah. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong sekolah-sekolah dalam mengimplementasikan konsep Manajemen Air dan Sanitasi dalam pembelajaran di sekolah.

Pada tahun 2006 – 2007 SEAMEO SEAMOLEC bekerja sama dengan Deutche Bank dan Universitas Syiah Kuala telah berhasil merancang, mengembangkan, dan mengujicobakan program yang disebut kurikulum integratif, yaitu kurikulum yang mengintegrasikan konsep dan nilai yang berhubungan dengan Manajemen Air dan Sanitasi (MAS), perspektik kebajikan lokal (KL) dan keragaman budaya (KB) ke dalam pembelajaran sebagai strategi pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan sekolah dalam bentuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di setiap sekolah. Program ini melibatkan para guru di semua jenjang pendidikan formal (SD, SMP, SMA dan SMK). Program kurikulum integratif ini melibatkan para praktisi pendidikan seperti guru inti dan dosen. Dalam program ini secara lebih spesifik, SEAMEO SEAMOLEC bekerjasama dengan guru-guru setempat, para dosen, Dinas Pendidikan dan Universitas Syiah Kuala di Nanggroe Aceh Darussalam untuk mengembangkan dan menerapkan kurikulum integratif dengan mengangkat permasalahan tentang kebajikan lokal dan keragaman budaya, serta manajemen air dan sanitasi. Berdasarkan pengalaman di Aceh itu, SEAMEO SEAMOLEC mengembangkan program pelatihan dan lokakarya ”Pengintegrasian Konsep dan Nilai tentang Manajemen Air dan Sanitasi ke dalam kurikulum sekolah”. Topik-topik dari kurikulum integratif tersebut sangat penting dan menarik untuk diangkat, karena sangat relevan untuk dicontohkan dan disajikan kepada siswa untuk membangun kesadaran akan pelestarian lingkungan dan kesehatan.

Permasalahan tentang pengelolaan air diperlukan, karena air bersih dan sehat penting untuk keberlangsungan hidup suatu komunitas. Oleh karena itu siswa perlu mengetahui cara mengelola air secara bijak untuk mencapai kebersihan dan kesehatan. Dengan demikian, program pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan sekolah-sekolah pilihan dalam implementasi MAS dan difokuskan pada pengembangan dan penerapan kurikulum integratif yang berhubungan dengan MAS di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Cimahi dan Bandung. Untuk mensukseskan itu semua Seamolec bekerja sama dengan SD Juara Cimahi dan SD Melong Mandiri 1 (RSBI), demikian ungkapan Pak Arif, Kepala SD Juara Cimahi, yang juga sebagai ketua panitia dan pemateri dalam pelatihan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s