Beruang Pun Ikut Menyimak Tasmi Quran, sebuah pengalaman ketika outing learning ke Bonbin

oleh Suhud Syamsul Hakim,

“Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Al-Quran, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)-nya mereka berkata: ‘Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)!’. Maka ketika telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan” (Al-Ahqaf:46, 29)

Mungkin ayat ini tidak tepat secara langsung, tapi paling tidak menjadi pelajaran bagi kita bahwa jin pun (dan makhluk lainnya) takjub serta rindu ketika ada majelis dengan Quran di dalamnya. Itu pula yang terjadi pada hari Selasa (13/9/2011). Apa yang terjadi?

Sekelompok anak duduk-duduk sambil menikmati makanan ringan di bawah pohon rindang. Mereka terlihat menikmati sajian siang itu setelah cukup lama berkeliling di Kebun Binatang Bandung. Setelah menyantap sedikit makanan ringan, ternyata mereka melanjutkan dengan murojaah bersama-sama beberapa surat dalam juz 30. Subhanalloh… beberapa pengunjung terlihat tertarik dengan kejadian ini. Dan bahkan, seekor beruang madu pun yang semula selalu di bawah (serta terhalang tembok)… tiba-tiba memanjat pohon dan ikut menyaksikan para penghapal Quran. Siapa lagi mereka, kalau bukan siswa SD Juara Cimahi.

Alhamdulillah hari selasa lalu, siswa SD Juara Cimahi kelas 1-3 melakukan kunjungan ilmu dan dzikir ke Kebun Binatang Bandung. Kegiatan ini merupakan program pendidikan dan realisasi TEKAD JUARA di dunia yang lebih nyata.

Walaupun kebanyakan dari siswa SD Juara Cimahi sudah pernah mengunjungi Kebun Binatang, namun mereka tetap terlihat antusias serta mengikuti berbagai rangkaian skenario yang disiapkan untuk menguji ‘kelekatan’ TEKAD JUARA pada pribadi tiap siswa. Beberapa skenario yang disiapkan diantaranya:
– Dzikir saat melihat berbagai hal di Kebun Binatang
– Sholat tertib walau di Kebun Binatang
– Berakhlak baik tidak seperti Binatang
– Mengenal penciptaan Allah lebih banyak dalam Bahasa Inggris
– Selalu membaca dan menghapal Quran, walau di Kebun Binatang
– Berolahraga (dengan jalan kaki) keliling kebun binatang)
– Disiplin dan taat peraturan
– Mandiri menunaikan kewajiban dan keinginan. Peraturan: tidak boleh minta bantuan
– Siap membantu yang membutuhkan. Peraturan: membantu orang lain lebih diutamakan.

Di akhir kegiatan, secara tiba-tiba panitia memberikan surprise dengan memberikan kesempatan naik perahu bagi siswa-siswa yang mengikuti peraturan. Hasilnya, 13 orang harus gigit jari karena ketahuan melanggar peraturan (seperti: buang sampah sembarangan, berkata kasar, mengganggu hewan, makan sambil berdiri, dll) dan hanya bisa menonton teman-temannya berperahu ria.

Syukur alhamdulillah semua berjalan lancar, dan semoga jadi pelajaran siswa, guru dan semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s