Nasi Cinta untuk Bunda

oleh Suhud Syamsul Hakim,

Hari kedua WANARA 2011 SD Juara Cimahi alhamdulillah baru saja diakhiri dengan prosesi yang menyentuh hati. Bertepatan dengan hari Ibu tanggal 22 Desember 2011, Siswa Juara Cimahi mempersembahkan nasi cinta untuk Bunda.

Tidak kurang dari 40 bunda, siang ini hadir di arena WANARA untuk menemui buah hati tercintanya. Mereka menyaksikan bagaimana putera-puteri membuat hidangan istimewa untuk Bunda dengan ikhtiar, resep dan kreasi sendiri. Sambil menantikan sajian dihidangkan, sebuah perbincangan ringan antar Bunda terjadi di sudut lapangan.

“Bagi saya, perubahan anak ketika masuk SD Juara sangat terasa berbeda. Ketika awal masuk kelas 1 saja sudah menunjukan perubahan. Setiap mau tidur dia mengajak saya untuk dzikir asmaul husna. Bahkan kalau dulu anak saya kembali bermain dengan menangis, sekarang sangat terbuka dan cair dengan teman-temannya.” Begitulah curhat singkat Ibu Riefky kelas 1 yang juga ibu Fathia kelas 4.

Senada dengan Bunda Riefky, Bunda Dinar mengatakan bahwa ia merasa tidak bisa apa-apa sehingga kemampuan yang dimiliki anaknya sekarang adalah benar-benar kiprah sekolah. Tidak hanya itu, ia juga mengaku merasa sangat bersyukur dengan berbagai bantuan yang diberikan SD Juara kepada beliau dalam berbagai bentuk.

Setelah sesi perbincangan singkat, maka dimulailah prosesi pemaknaan hari Ibu, Nasi Cinta untuk Bunda. Para Bunda duduk berbaris di bawah tenda, dan serta-merta anak-anak mereka duduk bersimpuh di hadapan dengan membawa hidangan. Suasana menjadi sangat haru, manakala narator memulai pemaknaan.

Air mata mulai terurai dan tidak bisa lagi disembunyikan, terlebih ketika sang anak mencium tangan bunda begitu lekat. Lalu sang bunda membalas mencium kening anaknya penuh dengan cinta. Kini bukan sekadar tetesan air mata, tapi isakan sudah menyeruak dari bawah tenda.

“Bunda, setiap hari engkau membersihkan bajuku, engkau mencuci pakaianku. Tetapi hari ini aku hanya bisa menemuimu dengan baju penuh lumpur dan pakaian penuh kotoran. Mungkin sekotor itu pulalah dosaku padamu. Namun aku tetap berharap dengan cinta engkau sudi membersihkan pribadiku… Bunda, terimalah persembahan terbaik yang bisa kami berikan, sepiring nasi cinta untuk bunda.” Narasi inilah yang mengantarkan sesuap-demi sesuap nasi cinta dinikmati oleh sang Bunda melalui tangan anaknya. Sang bunda pun membalas dengan nilai kasih sayang yang jauh lebih indah, suapan kasih sayang untuk anaknya tersayang.
Alhamdulillah… di akhir acara hampir semuanya berkaca-kaca…

Begitulah prosesi hari Ibu yang sekaligus puncak event WANARA SD Juara Cimahi. Sebelumnya, siswa SD Juara Cimahi harus hiking, susur sawah, berkotor-kotor, tarik tambang, menangkap ikan, pertandingn kaulinan dan sebagainya untuk mendapatkan bahan makanan pembuatan nasi cinta untuk bunda.

Doakan kami, semoga bisa berbuat lebih baik untuk para Bunda…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s