Siswa SD Juara cimahi berdoa bersama bagi korban pesawat Sukhoi

oleh Ivan Supangat,

Cimahi (11/5/2012), Dalam rangka melatih empati siswa terhadap sesama, para siswa dan guru SD Juara Cimahi melakukan do’a bersama di sekolah bagi para korban kecelakaan pesawat Sukhoi. Seperti yang telah diberitakan dalam beberapa berita di media, pesawat Sukhoi yeng berpenumpang 45 orang tersebut mengalami kecelakaan dan diduga jatuh di sekitar gunung Salak Bogor.

Kepastian korban yang selamat masih belum jelas walaupun jika dilihat dari bangkai pesawat, kecil kemungkinan korban selamat. Oleh karena itu, para siswa SD Juara Cimahi yang berjumlah 142 orang tersebut bersama-sama memanjatkan do’a kepada Allah SWT agar para korban segera ditemukan dan segera dapat dikembalikan kepada keluarganya.

Do’a bersama ini dimulai dengan membaca zikir Al Ma’tsurat yang memang sudah biasa dilakukan para siswa setiap hari di sekolah. Kegiatan do’a bersama dilanjutkan dengan pembacaan berita terkini seputar kecelakaan pesawat Sukhoi oleh guru serta penjelasan tentang kronologis kecelakaan.

Para siswa terlihat konsentrasi dalam menyimak penjelasan dari guru. Mereka membayangkan jika para korban adalah keluarga mereka, tentunya merupakan hal yang tidak mudah untuk dijalani. Sebagian siswa sudah melihat beritanya dalam acara berita di televisi.

Senandung zikir dan doa yang dipimpin oleh guru ini di amini oleh para siswa. Terlihat para siswa khusyuk dalam doa bersama ini. Di antara do’a yang dipanjatkan berbunyi : “ Ya Allah berilah kesabaran bagi keluarga korban kecelakaan peswat Sukhoi, berilah keselamatan bagi para korban serta mudahkanlah para keluarga korban untuk segera mengetahui berita keluarga mereka yang mengalami kecelakaan”.

Wafa, siswa kelas 5 menyampaikan bahwa ia sudah melihat berita kecelakaan pesawat Sukhoi ini melalui televisi. Ia sangat berharap agar korban kecelakaan pesawat Sukhoi ini bisa segera ditemukan.

Sementara itu, Ivan Supangat, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah menerangkan bahwa kegiatan ini lebih ditujukan untuk mengasah empati para siswa terhadap sesama. Walaupun mereka mungkin tidak mengenal para korban ataupun keluarganya, tapi sebagai sesama kita harus saling mendo’akan satu sama lain, apalgi yang sedang ditimpa musibah. Sebelumnya, para siswa SD Juara Cimahi pun sudah terbiasa mendoakan kebaikan bagi bangsa ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s